Andai Aku Tahu
Ini pertama kalinya saya menulis artikel di Ceritapanas.com. Saya sendiri menganggap tulisan ini hanyalah sebagai masukan kepada kalian, terutama bagi kalian yang memiliki masalah pribadi (perasaan, bentuk tubuh, dsb.), yang sedang mencari jati diri, dan untuk alasan lainnya. Oleh karena itu, saya mengharapkan jawaban, saran, kritik dari kalian semua (single atau couple) setelah membaca ini. Sekalian, kita juga mungkin bisa kenalan dan bertukar pikiran. Walau lebih dikhususkan untuk para Gay (dan bisex atau bicurious), lawan jenis pun juga diperbolehkan.
Sebagai permulaan, saya akan memperkenalkan sedikit tentang diri saya sendiri. Saya adalah seorang bisex, yang artinya tertarik pada 2 jenis; cowok dan cewek. Sejauh ini pengalaman sex nya baik dengan cowok dan cewek sangat lah minim, terutama dengan cewek. Malah bisa dikatakan bahwa saya sama sekali belum pernah berhubungan dengan cewek manapun. Untuk hubungan ini, saya hanya ingin melakukannya dengan orang yang tepat, tentunya istri saya sendiri. Saya bukanlah orang yang terbuka dalam dunia gay. Oleh karena itu, segala nafsu saya, biasanya saya lepaskan dengan bermasturbasi, dalam batas sewajarnya. Jika, sekalipun Indonesia ini merupakan negara yang memperbolehkan adanya hubungan Gay (dan Lesbian), saya pun tetap memilih untuk menjadi seorang yang tertutup (dalam orientasi). Biarlah ini hanya menjadi rahasia pribadi yang hanya diketahui, baik diri sendiri maupun teman gay dan bi (dan lesbian) lainnya.
Bagi saya, cowok itu memiliki suatu kelebihan dan kehebatan yang tidak dimiliki kaum hawa, begitu juga sebaliknya. Bukankah begitu? Apa kehebatannya dan kelebihannya saya rasa kita semua sudah tahu. Bentuk tubuh cowok jika kita perhatikan banyak yang menggemaskan. Tidaklah perlu hingga berotot; bahkan dengan ukuran tubuh yang kecil pun bisa membuat pasangannya bergairah (yang penting kita mengerti akan arti dari permainan tersebut dan memberikan rasangan yang menggairahkan). Setiap orang memang menyukai tipe yang berbeda beda, jadi segala jenis cowok, baik kecil atau besar, berotot maupun tidak, dua – duanya bisa dianggap sexy pada pasangan masing masing.
Ukuran penis pun juga, bisa dikatakan, (tidak kalah) penting (nya), karena dia merupakan salah satu benda atau bisa kita sebut dengan, “adik” yang bisa memuaskan lawannya, walau ada juga yang menganggap kedua terpenting. Untuk ukuran orang Indonesia, saya rasa, ukuran normalnya adalah 6-8 cm (dalam keadaan biasa) dan 14-17 cm (dalam keadaan ereksi). Jika dari salah satu pembaca ada yang merasa lebih kecil atau besar, mari kita bincangkan lebih dalam lagi, nanti. Jika anda memiliki ukuran yang sangat besar, berbahagialah karena itu merupaka ukuran, yang mungkin diidamkan setiap lelaki.
Badan atau tubuh merupakan sumber daya tarik utama bagi pria lain (maupun wanita). Menurut saya, di dunia ini banyak pria yang mengaku sebagai “straight”. Tetapi menurut saya, pasti sebagian atau paling tidak seperempatnya adalah gay atau bisex (setidak-tidaknya orang seperti ini pernah ber-masturbasi bersama. Dengan kata lain, hal ini sudah merupakan bentuk dari hubungan sesama jenis). Mungkin saja, karena mereka malu jika ada yang tahu kalau mereka ada gay atau bisex atau mungkin mereka tidak mengakui keadaan yang sebenarnya.
Biasanya untuk kaum remaja, kita tidak bisa bilang bahwa di tahap ini mereka adalah straight, karena pasti mereka sedang mencari jati dirinya, atau lebih dikenal dengan sebutan bi – curious. Tapi kita tidak bisa secara pasti mengatakan bahwa hanya terjadi pada anak remaja saja. Bahkan banyak pria yang sudah berumur lebih dari 25 tahun keatas pun juga bisa menjadi gay. Jadi bicurious itu bisa terjadi pada siapapun juga, umur berapa pun juga. Setujukah?
Apa yang anda pikirkan pada saat saya bicara tentang model pria, pramugara, atau siapapun mereka yang memiliki badan bagus dan athletic? Pasti kalian akan langsung berpikir bahwa mereka adalah gay (atau cendenrung seseorang gay), terutama model, betul kan? Kita tidak bisa memungkiri bahwa begitu banyak designer, pramugara, model, dan lainnya selalu berkaitan dengan kata “gay” atau “bisex”. Hanya beberapa diantara mereka yang berani mengakui dan terus terang kepada masyrakat bahwa mereka adalah gay. Tapi untuk masyarakat Indo, saya rasa kita sudah (harus) bersyukur dengan apa adanya sekarang ini, bukankah demikian?
Untuk penis, selain ukuran, saya rasa ada 2 jenis yang berbeda, yaitu yang sudah disunat dan yang belum disunat. Begitu banyak lelaki yang disunat di negeri ini, baik yang keturunan maupun yang pribumi. Menurut kalian, apakah perbedaannya? Bagi yang sudah, apakah kalian menyukai penis kalian? Mengapa? Bagi yang belum, apakah kalian menikmatinya? Atau itu bukanlah suatu permasalahan? Atau mungkin banyak diantara kalian pernah berpikir sendiri, bagaimana jadinya dan rasanya jika punya saya belum disunat (bagi yang sudah) dan bagaimana rasanya jika saya sudah disunat (bagi yang belum).
Bentuk juga ada banyak yang berbeda. Ada yang pas lagi ereksi, tegaknya ke samping, ada juga yang sangat tegak lurus, dan ada yang miring. Mungkinkah ada bentuk yang lain yang tidak saya ketahui? Mungkin ada yang bisa memberitahu saya. Dan anda termasuk yang manakah? Banyak pakar mengatakan bahwa jika penis tidak ereksi tegak lurus, maka ada suatu masalah. Tetapi menurut saya, itu semua tergantung. Karena, orang Indonesia rata rata memakai celana dalam yang cukup ketat (pas), sehingga pas ereksi, keadaan penis mereka membesar mengikuti arah ereksinya. Jika setiap hari kita ereksi dalam keadaan yang sama (miring, ke samping, dsb., maka sangatlah mungkin jika penis kita pun mengikuti arah tersebut. Benar kan? Bahkan untuk para pria yang senang mengenakan celana dalam yang longgar (termasuk boxer), bisa dikatakan kurang efesien, karena penis pun akan menjadi longgar (tidak ada penahan). Tapi itu semua, kembali tergantung daripada pemakainya.
Begitu banyak lelaki yang suka mencukur bulu kemaluannya (jembut) dan bulu ketiaknya atau bulu dadanya. Tapi tentunya ada juga yang tidak. Bagi yang suka, apakah menurut kalian itu lebih sexy atau bisa membuat penis anda terlihat lebih besar atau ada alasanya lainnya? Bagi yang tidak, apakah anda mempunyai alasan sendiri yang membuat anda tidak ingin mencukur bulu bulu anda? Duaduanya, pada dasarnya, bukan suatu permasalahan.
Bentuk bulu pun ada bermacammacam. Ada yang lurus, ada yang keriting, ada yang ikal. Ada juga yang bulu nya tidak dicukur tetapi memiliki panjang bulu yang pendek, yang panjang, yang tumbuhnya jarang, yang tumbuhnya lebat. Untuk hal ini, saya rasa lebih tertuju pada masalah genetik.
Pada umumnya, pria bermasturbasi kira kira 3-4 kali seminggu. Ada juga yang bisa lebih dari itu seperti tiap hari atau mungkin lebih dari 7 kali seminggu. Jika demikian, pasti dia melakukannya lebih dari sekali per hari, dan yang jelas dia merupakan tipe cowok yang kuat dan perkasa (tapi tergantung mood juga, sebenarnya). Tapi bisa saja itu dilakukan untuk kepuasan hati, untuk melampiaskan nafsu yang sangat besar, terutama setelah membaca cerita erotis ataupun menonton film film porno. Hanya ada beberapa pria yang sanggup tidak melakukannya dalam jangka waktu yang lama seperti 2 minggu, 3 minggu atau bahkan 1 bulan atau lebih. Hebat juga! Anda termasuk yang manakah? Walau bisa dikatakan kalau masturbasi itu sebenarnya sehat, tetapi alangkah baiknya jika kita juga bisa mengontrol diri agar tidak melakukannya secara berlebihan. Tahanlah dan control-lah, baik pikiran maupun hati anda, sehingga anda bisa melakukan dalam batas yang cukup wajar. Tetapi jika anda memaksakan diri untuk TIDAK melakukannya (tanpa perasaan rela), maka lakukanlah!
Kesukaan pada sesuatu yang bisa memberikan rangsangan seksual, atau juga dikenal dengan sebutan “fetish” juga bisa dikategorikan untuk pria gay (atau bi). Ada begitu banyak macam fetish, seperti fetish pada sepatu atau sandal, fetish pada bulu (bulu tangan, bulu ketiak, bulu dada), fetish pada aroma tubuh, fetish pada penis yang sudah disunat atau yang belum disunat, fetish pada kekerasan (bondage, S&M), fetish pada orang yang memakai seragam, fetish pada pria berotot, fetish pada pria yang tinggi atau pendek, fetish pada orang yang tua atau muda, fetish pada suara, fetish pada orang yang jaket atau baju atau celana kulit, dan lainnya. Anda tergolong yang manakah? Apa alasan anda sehingga anda bisa suka pada fetish tersebut?
Dan pada akhirnya, itu merupakan penutup pada bagian yang ini. Jika ada pembaca (single atau couple) yang ingin membalas, menjawab, memberi masukan, memberi ide tambahan, bertanya, dan kenalan, silahkan hubungi saya pada friend_id@hotmail.com. Saya pasti akan menjawab pertanyaan anda semua dan yang pasti itu tidak akan dibocorkan pada siapapun juga. Jadi jika ada diantara pembaca yang ingin bertanya, curhat atau bertukaran mengenai masalah pribadi, anda bisa merasa aman.
Sampai jumpa dan terima kasih!
E N D
Ps: Tips untuk orang yang sedang dilanda cinta atau orang yang sudah memiliki pasangan:
Tips 1: Kesetiaan adalah hal yang terpenting. Gunakan kasih sayang untuk menjadi pasangan yang baik. Tetap setia, hidup sehat, dan gunakan kondom demi diri anda dan pasangan anda. Jangan hanya memberikan janji, tetapi berikanlah bukti!
Tips 2: Kepercayaan dibutuhkan untuk menjaga hubungan, baik hubungan dengan teman maupun dengan pasangan. JANGAN disalah – gunakan! Kesempatan tidak datang sesuai dengan yang kita inginkan.
Tips 3: Hidup ini indah jika kita bisa membuatnya indah tanpa memaksa dan menyakiti orang lain (BERLAKU juga untuk yang masih single). Saling mengertilah, cobalah mengalah, dan cari solusi yang baik. Hidup ini juga indah dipenuhi dengan bumbu kehidupan. Tetapi ingat, jika anda telalu banyak menaruh bumbu tersebut, maka begitu banyak juga masalah yang akan anda hadapi.
Berlangganan Cerita
Peringatan Admin
ada nggak ya di indonesia komunitas fetish/bondage/femdom ya?pingin kenal.mgkn friend_id@hotmail.com bisa bantu hub:idur07@yahoo.co.id
Like or Dislike:
0
0
ada sih,di fb,klo dak cari cew diajak bdsm,mau?
Like or Dislike:
0
0