The Beginning – 2
Dari bagian 1
[16:28] (x3r0_styl3) aahh
[16:28] (wena) jangaann
[16:28] (wena) jangann sayy
[16:28] (x3r0_styl3) ok
[16:28] (x3r0_styl3) gue tahan
[16:28] (wena) ntar donng
[16:28] (x3r0_styl3) kalo gitu teruskan
[16:28] (wena) gw juga ga tahan neh
[16:28] (x3r0_styl3) teruskan sesukamu
[16:28] (wena) tapi jangan dulu
[16:28] (x3r0_styl3) saat ini penis ini seutuhnya milik elo
[16:28] (wena) gw makin liar jilatin lo
[16:28] (wena) ltangan lo pegang kepala gw
[16:29] (wena) dan deketin ke penis lo
[16:29] (x3r0_styl3) gue teken dengan perlahan
[16:29] (x3r0_styl3) seakan gue gak mau lo lepas penis gue dari mulut elo
[16:29] (x3r0_styl3) aahh
[16:29] (wena) makin kenceng isep penis lo
[16:30] (wena) dan mainkan lidah gw disana
[16:30] (wena) mm
[16:30] (wena) enak banget saayy
[16:30] (x3r0_styl3) ohh
[16:30] (x3r0_styl3) god..
[16:30] (x3r0_styl3) shit..
[16:30] (x3r0_styl3) oohh
[16:30] (x3r0_styl3) rambut lo gue acak2 sebagai tanda betapa nikmatnya perlakuan elo pada penis gue
[16:30] (wena) say
[16:30] (x3r0_styl3) apa wena?
[16:31] (wena) ganti posisi dong
[16:31] (x3r0_styl3) ok
[16:31] (x3r0_styl3) mau lo gimana say?
[16:31] (x3r0_styl3) gue sih terserah elo
[16:31] (wena) terserah deh say
[16:31] (x3r0_styl3) saat ini gue adalah budak elo
[16:31] (x3r0_styl3) ok deh
[16:31] (x3r0_styl3) kalo gitu
[16:31] (wena) lo puasin gw deh
[16:32] (wena) gw juga berusaha ngikutin lo
[16:32] (x3r0_styl3) gue tarik lo ke karpet
[16:32] (x3r0_styl3) gue rentangin tubuh elo
[16:32] (x3r0_styl3) apa lo udah siap say?
[16:32] (x3r0_styl3) gue perawanin lo sekarnag
[16:32] (x3r0_styl3) dengan perlahan gue rentangin paha elo
[16:32] (wena) siap sayy
[16:32] (wena) gpp deh
[16:32] (wena) buat lo jugaa
[16:33] (x3r0_styl3) gue usap lagi
[16:33] (x3r0_styl3) gue jilat dikit
[16:33] (wena) say
[16:33] (wena) pelan-pelan ya
[16:33] (x3r0_styl3) ok
[16:33] (wena) buat ahri ini lebih indah dari kemaren
[16:33] (x3r0_styl3) sekarang kepala penis gue gue deketin
[16:33] (x3r0_styl3) gue usap2 di bibir veggy elo
[16:34] (x3r0_styl3) gue gerakin memutar veggy elo
[16:34] (x3r0_styl3) dengan perlahan gue teken kepala penis gue
[16:34] (x3r0_styl3) bilang yah say kalo sakit
[16:34] * x3r0_styl3 mulai menekan dengan perlahan
[16:34] (wena) say jangan masukin duluu
[16:34] (x3r0_styl3) ok
[16:34] (x3r0_styl3) gue tarik lagi
[16:35] (wena) minta lo buat gw multi orgasme
[16:35] (x3r0_styl3) lo mau apa dulu say?
[16:35] (x3r0_styl3) ok
[16:35] (wena) kiss gw sambil mainin jari lo di vegy gw
[16:35] (x3r0_styl3) gue gak bakal tahan orgasme gue sampe lo orgasme berkali-kali
[16:35] (wena) biar basah dulu
[16:35] (x3r0_styl3) ok
[16:35] (x3r0_styl3) kita terlibat dalam percumbuan kembali
[16:35] (x3r0_styl3) hanya lebih liar dari yang tadi
[16:36] (x3r0_styl3) jari gue dengan lincahnya bermain di veggy elo
[16:36] (x3r0_styl3) gue turun
[16:36] (wena) aahh
[16:36] (wena) tarik kepala lo
[16:36] (wena) birar ciumin gw
[16:36] (x3r0_styl3) ok
[16:36] (x3r0_styl3) jari gue terus memainkan veggy lo dengan liarnya
[16:36] (x3r0_styl3) terus..
[16:36] (x3r0_styl3) terus
[16:37] (x3r0_styl3) sesekali aku pukul pantat kamu
[16:37] (x3r0_styl3) kamu suka gak say yang kaya begitu?
[16:37] (wena) gw angkat kepaalla lo
[16:37] (wena) gw cum lo
[16:37] (wena) sambil dekapin dada lo di dada gw
[16:37] (wena) biar lo rasakan detak hjantung gw
[16:37] (x3r0_styl3) gue balas dengan penuh nafsu
[16:37] (wena) napas gw yang naik turun
[16:37] (x3r0_styl3) gue gesekkan dada gue dengan toket elo
[16:38] (x3r0_styl3) gue terus mainkan jari gue di dalam veggy elo
[16:38] (x3r0_styl3) sekali-kali gue teken dengan mendadak
[16:38] (wena) aahh
[16:38] (x3r0_styl3) dan lo berteriak dan mulai menikmati setiap gerakan jari gue mereguk perawan elo
[16:38] (wena) lo emangg
[16:39] (wena) gw dorong lo
[16:39] (wena) sekarang gw diatas
[16:39] (wena) gw duduk diats perut lo
[16:39] (x3r0_styl3) gue menatap lo dengan penuh cinta
[16:39] (x3r0_styl3) dan menanti apa yang akan lo lakuin
[16:39] (x3r0_styl3) tubuh ini milik elo wena
[16:39] (x3r0_styl3) terserah elo
[16:39] (x3r0_styl3) nikmatin sepuas lo
[16:40] (x3r0_styl3) saat ini gue adalah milik lu seorang
[16:40] (x3r0_styl3) gue adalah budak elo
[16:40] (x3r0_styl3) lo adalah majikan elo
[16:40] (x3r0_styl3) lo adalah majikan gue
[16:40] (x3r0_styl3) gue bakal layanin elo sampe lo ketagihan
[16:40] (wena) makasih say
[16:41] (wena) mulai cium alo
[16:41] (wena) elo
[16:41] (x3r0_styl3) gue bales dengan penuh nafsu
[16:41] (wena) terus turun ke bawah
[16:41] (x3r0_styl3) gue menutup mata
[16:41] (wena) gw dah nggak tahan neh buat masukin penis lo
[16:41] (x3r0_styl3) gue nikmatin setia[ gerakan yang lo buat
[16:41] (wena) gw jilatin seluruh bagian tubuh lo
[16:41] (x3r0_styl3) gue nikmatin setiap gesekan kulit gue dengan lidah elo
[16:41] (x3r0_styl3) oohh
[16:41] (x3r0_styl3) aahh
[16:42] (x3r0_styl3) lo emang jagoan say
[16:42] (wena) terus
[16:42] (wena) gw turun pelan2
[16:42] (wena) gw seneng melakukan ini dng pelan
[16:43] (x3r0_styl3) aahh
[16:43] (wena) jd buat lo makin horny
[16:43] (x3r0_styl3) gue menggelinjang gak karuan
[16:43] (wena) gw isep2 puting lo
[16:43] (wena) gw mainin pake lidah gw
[16:43] (x3r0_styl3) setiap detik penuh dengan gejolak hawa nafsu yang menggeloa
[16:43] (wena) tangan gw ngerayangin tubuh lo
[16:43] (wena) penis lo
[16:43] (x3r0_styl3) aahh
[16:43] (wena) semuanya
[16:44] (x3r0_styl3) serasa sekarang gue lagi di surga
[16:44] (x3r0_styl3) bercinta dengan bidadarinya yang paling sempurna
[16:44] (x3r0_styl3) aahh
[16:44] (x3r0_styl3) terus say
[16:44] (x3r0_styl3) terus..
[16:44] (wena) gw turun ke bawah
[16:44] (wena) gw pegang
[16:45] (wena) tatap mata loo
[16:45] (wena) tanyakan
[16:45] (wena) say boleh dimasukin?
[16:45] * x3r0_styl3 bilang
[16:45] (x3r0_styl3) terserah elo
[16:45] (x3r0_styl3) apapun perlakuan lu
[16:45] (x3r0_styl3) pasti gue nikmatin dengan sangat
[16:45] (x3r0_styl3) masukkin ajah say
[16:46] (x3r0_styl3) buat penis gue melayani elo dengan baik say
[16:46] (wena) makasih
[16:46] (wena) pegang penis lo yg sudah tegak berdiri
[16:46] (wena) mulai tuntun masuk
[16:46] (wena) aahh
[16:46] (wena) penis lo bariu masuk say
[16:47] (x3r0_styl3) aahh
[16:47] (x3r0_styl3) penis gue serasa dipijit oleh dinding vagina elo
[16:47] (x3r0_styl3) gue merasa melayang banget
[16:47] (wena) gw diem aja diatas lo
[16:47] (wena) biar lo rasakan sebentar
[16:47] (wena) penis lo di vegy gw
[16:47] (x3r0_styl3) tiap pijatan vagina lo sangat gue nikmatin
[16:48] (x3r0_styl3) penis gue terus merasakan denyut vaginamu yan gnikmat itu
[16:48] (wena) setelah itu
[16:48] (x3r0_styl3) hangat, basah dan berdenyut
[16:48] (x3r0_styl3) sangat nikmat
[16:48] (wena) gw mulai goyangkan pinggul gw
[16:48] (x3r0_styl3) aahh
[16:48] (wena) rasakan denyutannya say
[16:48] (wena) itu yg nikmat
[16:49] (x3r0_styl3) aahh
[16:49] (x3r0_styl3) gue pinggang pinggang elo
[16:49] (x3r0_styl3) gue bantu ngangkat tubuh elo
[16:49] (x3r0_styl3) gue remas toket lo
[16:49] (wena) trus
[16:49] (x3r0_styl3) gue remas pantat elo
[16:49] (x3r0_styl3) terus secara bergantian
[16:49] (wena) gw gerakin naik turun
[16:49] (x3r0_styl3) ahh
[16:49] (x3r0_styl3) ahh
[16:49] (wena) mulanya pelan aja
[16:49] (wena) pelan pelan
[16:50] (wena) naik turun
[16:50] (wena) gw goyang ke kanan
[16:50] (wena) ke kiri
[16:50] (wena) makin lama makin cepat
[16:50] (x3r0_styl3) aahh
[16:50] (wena) karena gw dah ga tahan juga
[16:50] (x3r0_styl3) vagina mu memang yang terbaik say
[16:50] (wena) pegang pinggagng gw dong
[16:50] (x3r0_styl3) vaginamu adalah surga penis gue
[16:50] (x3r0_styl3) gue pegang pinggang elo
[16:50] (x3r0_styl3) gue bantu lu bergerak naek turun
[16:51] (wena) gw makin cepat naik turun
[16:51] (wena) sesekali berputar
[16:51] (wena) biar penis lo ngerasain bibir vagina gw
[16:51] (x3r0_styl3) lo pegang dan tahan rambut lu di atas kepala sambil menggigit bibir bawah elo dan memejamkan mata
[16:51] (wena) mengelinjang
[16:51] (x3r0_styl3) lu geleng2kan kepala
[16:51] (wena) gw makin liarr
[16:51] (x3r0_styl3) gue terus menikmati setiap hentakan dar gerakan elo
[16:51] (x3r0_styl3) ahh
[16:52] (x3r0_styl3) taruss
[16:52] (wena) sayang gw dah nggak tahann
[16:52] (x3r0_styl3) teruss
[16:52] (x3r0_styl3) keluarin ajah say
[16:52] (x3r0_styl3) orgasme pertama elo
[16:52] (wena) aahh
[16:52] (wena) gw dah orgasme say
[16:52] (x3r0_styl3) penis gue merasakan denyutan dan cairan yang keluar dari vagina elo
[16:52] (wena) gw rebahin badan gw di dada lo
[16:53] (x3r0_styl3) denyutan itu terasa makin keras
[16:53] (wena) gw cape sayy
[16:53] (wena) gw ciumin elo
[16:53] (x3r0_styl3) gue belai punggung elo
[16:53] (wena) lo bisa rasain denyutan elo
[16:53] (x3r0_styl3) gue bales ciumin elo
[16:53] (wena) lo dah keluar belom?
[16:53] (x3r0_styl3) belom
[16:53] (wena) gw masih pengenn
[16:53] (x3r0_styl3) sekarang ganti possisi yah
[16:53] (x3r0_styl3) tanpe melepas penis gue, gue puter badan dan sekarang lo di bawah gue
[16:53] (x3r0_styl3) penis gue masih tertancap
[16:54] (x3r0_styl3) kamu siap say?
[16:54] (wena) iya sayy
[16:54] (wena) terus deh
[16:54] * x3r0_styl3 kamu siap say?
[16:54] (wena) buat gw orgasme lagii
[16:54] (wena) siap ssay
[16:54] (wena) natap mata loo
[16:54] (x3r0_styl3) gue goyangkan pantat gue maju mundur
[16:54] (x3r0_styl3) perlahan
[16:54] (x3r0_styl3) perlahan
[16:54] (x3r0_styl3) namun makin cepat dan bersemangat
[16:55] (x3r0_styl3) gue turun dan ciumin seluruh mulu, muka dan dada elo
[16:55] (wena) aahh
[16:55] (wena) say
[16:55] (x3r0_styl3) tangan gue menggerayangi seluruh tubuh elo
[16:55] (wena) mulai bergelinjang algi
[16:55] (x3r0_styl3) gue genjot terus penis gue dalam vagina elo
[16:55] (wena) pegang tangan lo
[16:55] (wena) dann letakkin di payudara gw
[16:55] (x3r0_styl3) gue remas dengan penuh kelembutan
[16:56] (x3r0_styl3) lo jilatin setiap tetees keringat yang mengalir di tubuh gue
[16:56] (wena) buat gw fly say
[16:56] (x3r0_styl3) gue terus maju mundur
[16:56] (x3r0_styl3) dengan liar
[16:56] (wena) gw dekat tubuh lo
[16:56] (x3r0_styl3) sekarang dengan perlahan gue memutar pantat gue sehingga penis gue memutar vagina elo
[16:57] (x3r0_styl3) gue tusuk dengan sangat perlahan dan gue keluarin dengan perlaha
[16:57] (x3r0_styl3) n
[16:57] (x3r0_styl3) lo mulai berteriak histeris
[16:57] (x3r0_styl3) omongan lo udah mulai ngaco
[16:57] (wena) trus sayy
[16:57] (wena) aahh
[16:57] (wena) lo buat gw horny lagi
[16:57] (x3r0_styl3) lalu dengan mendadak gue pompa vagina lu dengan cepat dan liar
[16:57] (wena) gerakan badan gw dah nggak karuan
[16:57] (x3r0_styl3) lo tersentak kaget
[16:58] (wena) nikamati setiap tusukan lo
[16:58] (x3r0_styl3) hingga membelalakkan mata elo
[16:58] (x3r0_styl3) gue turun dan meluk elo sambil nyiumin bibir lo dan tubuh lo dengan liar
[16:58] (wena) gw bales ciuman lo
[16:58] (x3r0_styl3) gue tarik tubuh elo hingga sekarang lo duduk di pangkuan gue tanpa melepas penis gue
[16:59] (wena) makin kuat
[16:59] (x3r0_styl3) sekarnag kita sama2 duduk
[16:59] (wena) gw makin susah bernafas
[16:59] (wena) lo masih kuat say?
[16:59] (x3r0_styl3) terus donk
[16:59] (x3r0_styl3) sekarang lo lagi ngedudukin penis gue
[16:59] (x3r0_styl3) lo ada di pangkuan gue
[16:59] (x3r0_styl3) kita berciuman dengan hebat
[16:59] (x3r0_styl3) sambil meraba tubuh masing2
[17:00] (x3r0_styl3) tubuh kita sudah mulai mengkilap oleh keringat
[17:00] (wena) gw dekap lo lembut
[17:00] (wena) makin kuat
[17:00] (wena) sambil ciumin lo
[17:00] (x3r0_styl3) gue mulai mengangkat tubuh elo
[17:00] (wena) trus gw usap wajah lo
[17:00] (x3r0_styl3) gue turunin lagi dnegan perlahan
[17:00] (wena) wajah kita berdekatan
[17:00] (x3r0_styl3) say, pompa gue donk
[17:00] (wena) gw ikutin apa yg lo buat
[17:01] (wena) sambil terus natap lo
[17:01] (wena) ok deh
[17:01] (x3r0_styl3) vagina mu terasa hangat memijat penis gue
[17:01] (wena) gw msih duduk diatas lo
[17:01] (wena) sambil terus dekap lo
[17:01] (wena) gw mulai menggerakkan pinggul gw
[17:01] (x3r0_styl3) gue masih nyiumin dan meraba keuda toket lo dan dada elo
[17:01] (wena) mulanya ke depan dan ke belakang
[17:01] (x3r0_styl3) gue isep pentil elo
[17:01] (wena) pelan2
[17:01] (x3r0_styl3) aahh
[17:01] (wena) sambil nikmati rabaan elo
[17:01] (wena) gw makin horny
[17:01] (x3r0_styl3) gue mulai bergelinjang lagi
[17:02] (x3r0_styl3) gue isep makin kuat pentil lo
[17:02] (x3r0_styl3) dan dengan sedikit nakal gue gigit kecil pentil elo
[17:02] (wena) gw makin kuat gerakin ke depan belakang
[17:02] (x3r0_styl3) ahh ahh ahh ah
[17:02] (wena) lama2 gw gerakin naik turun
[17:02] (wena) pompa punya elo
[17:02] (x3r0_styl3) gue makin seibuk nyiumin jilatin dan menggigit serta meraba seluruh tubuh elo
[17:03] (wena) biar makin nacep tempat gw
[17:03] (x3r0_styl3) penis gue serasa dilayani dengan sempurna
[17:03] (wena) sambil gw ciumin lo juga
[17:03] (x3r0_styl3) teruss
[17:03] (x3r0_styl3) terus
[17:03] (wena) gw makin kenceng gerakin pinggang gw
[17:03] (x3r0_styl3) ahh ah ahh
[17:03] (x3r0_styl3) aahh
[17:03] (x3r0_styl3) gue udah mau keluar
[17:03] (wena) makin kenceng dan bervariasi
[17:03] (x3r0_styl3) penis gue mulai berdenyut
Ke bagian 3
Berlangganan Cerita
Peringatan Admin
apa sih asiknya kaya gini?
mending ke PRJ aja sono
banyak PEREKNYA
Like or Dislike:
1
0