Lily Panther 04: Ada Apa Dengan Cinta? – 3

Melihat perlakuan Cindy ini bertambah naik birahiku, bagaimana tidak, aku sedang bercinta dengan suaminya ketika dia menyeka keringat kami berdua, sungguh sensasi yang tak bisa digambarkan dan begitu menggairahkan.
Tiba tiba Koh Anton menghentikan kocokannya dan mencabut penisnya dari vaginaku ketika aku sedang menuju ke puncak kenikmatan, aku menoleh ke belakang mau protes tapi dengan senyum dia mencium bibirku menghalangi expresi protes dariku.

Koh Anton menggandeng kami berdua menuju ranjang, kami bertiga langsung rebah di ranjang dengan Koh Anton di tengah, tanganku dan tangan Cindy sudah berada di kejantanannya yang masih basah sisa dari vaginaku. Aku dan Cindy menciumi bibir Koh Anton secara bergantian, seperti dikomando kami bersama sama terus menyusuri tubuh Koh Anton dengan lidah kami, terus turun hingga dada dan masing masing mengulum putingnya, Koh Anton mendesis mendapat pelayanan kami berdua. Jilatan kami berlanjut ke perut lalu berhenti di selangkangan, lidah kami sudah berada di kejantanannya secara bergantian menyapu batang penis itu turun naik.

Cindy memasukkan penis suaminya ke mulutnya dan mengocoknya, lidahku menjilati sisa batang penis yang tidak tertampung di mulut istrinya, tak kupedulikan lagi ludah Cindy yang menempel di batang itu, Koh Anton mendesah sambil meremas rambut kami berdua, dia seperti sedang melayang layang di awan kenikmatan, gantian aku mengulum penis suaminya dan dia memainkan lidahnya di bawah.

Koh Anton menarikku ke atas memintaku berada di atas kepalanya menghadap Cindy yang masih asik bermain dengan penis suaminya, pantatku sudah tepat di atas mukanya dan vaginaku langsung mendapat jilatan penuh gairah darinya, kurasakan geli dan nikmat dari permainan lidahnya di klitoris dan bibir vaginaku.

Kucondongkan tubuhku hingga membuat posisi 69,aku dan Cindy berbagi penis suaminya, kembali dua lidah bermain di penis Koh Anton, jilatan di vaginaku kurasakan makin liar dan nikmat, kurebut penis Koh Anton dari mulut istrinya dan langsung kumasukkan ke mulutku, Cindy hanya tersenyum melihat

Leave a Reply

:tembak: :teler: :suit: :senter: :rokok: :pingsan: :pening: :nyanyi: :ngupil: :ngamen: :nari: :nangis :muntah: :marah: :mandi: :hmmm: :hi: :hajar: :hai: :haha: :dor: :bye:

Updates: Kabar gembira, kini CeritaPanas mempunyai forum yang bekerjasama dengan JURAGAN.com, mari kita share dan berdiskusi ria di forum Juragan DEWAZA

Ratu Bola

Updates: Kabar gembira, kini CeritaPanas mempunyai forum yang bekerjasama dengan JURAGAN.com, mari kita share dan berdiskusi ria di forum Juragan DEWAZA